3.1 Pengertian Excel 2010
Microsoft
excel adalah aplikasi pengolah angka yang merupakan salah satu bagian dalam
microsoft office. Mirosoft excel atau disingkat excel merupakan program
aplikasi yang banyak digunakan untuk membantu menghitung, memproyeksikan,
menganalisis, dan mempresentasikan data.
Istilah-istilah
di microsoft excel
1.
Sel
: perpotongan antara baris dan kolom
2.
Range
: kumpulan beberapa sel
3.
Worksheet
: Lembar kerja
4.
Workbook
: buku kerja
5.
Spreadsheet
: lembar sebar
3.1.1 Cara Menjalankan Lembar Sebar
a. Klik
Start
b. Klik
Microsoft Office
c.
Klik Microsoft Excel
3.2 LAYAR KERJA MS.EXCEL 2010
Bagian-bagian
dari lembar kerja microsoft excel adalah :
1.
Cel
number box, adalah tempat yang
menunjukan alamat dari cell / adress cell yang ditunjuk oleh pointer. Name box
mencatat alamat cell pointer dengan diawali pencatatan nama kolom (A-),
selanjutnya nomor baris (1-)
2.
Formula
Box, adalah tempat menuliskan rumus formula, tapi harus diingat bahwa penulisan
rumus formula bukan berupa angka
melainkan berupa alamat cell/ cell adress.
3.
Tab
Worksheet, adalah menyimpan multi sheet pada sau buku kerja.
4.
Menu
Bar adalah tempat memuat daftar menu mulai dari file sampai view.
5.
Toolbar.
6.
Cell,
7.
Range : Perpotongan antara baris dan kolom
1.3
Number
Menu number
merupakan format untuk data angka yang meliputi:
General, number,
Currency, Accounting,
Data, Time, Percentage,
Fraction, Scientific, text.
Untuk format date dan
Time menyesuaikan dengan
Seting regional komputer
Yang digunakan.
1.3.1
Align
Menu Align
digunakan untuk mengatur rata data yang meliputi, Top,, Middle, Botton, Left,
Centre, dan Right dengan langkah-langkah sebagai berikut:
- Klik
menu home
- Sorot
Align
- Klik
Top, ...
Atau
a.
Aktipkan dialog box Align
b.
Tentukan Horizontal dan
Vertikal
text
c.
Alignment-nya
d.
Ok.
1.3.2
Font
Menu Font digunakan untuk mengatur tipe font gaya atau style font dan
ukuran atau size font, garis bawah atau underline efek dan warna font.
1.3.3
Border
Menu border digunakan untuk membuat garis pada tabel excel dengan
langkah-langkah sebagai berikut:
- Tentukan
line style dan color
- Aktifkan
melalui klik preset atau
- Aktifkan
melalui border
1.3.4
Fill
Fill digunakan untuk mengsisi cell dengan color dan style yang dapat
dilakukan dengan cara mengklik salah satu pilihan yang ada.
1.3.5
protection
digunakan untuk menggunci cell dengan dua pilihan yaitu kunci dan atau
disembunyikan.
1.4
Rumus
Sederhana
Dalam rumus
sederhana penulis pembagi kedalam kedua kategori yaitu funhsi matematika dan
fungsi statistik. Fingsi matematika meliputi:
a.
Tambah (+)
b.
Kurang (-)
c.
Bagi (:)
d.
Kali (x)
e.
Pangkat (
)
Dalam
penulisan matematika diawali dengan tanda “=” contoh =C1+C2 atau =4+6 enter
Sedangkan
fungsi statistik meliputi:
a.
Count (digunakan untuk menghitung banyak data)
b.
Sum (digunakan untuk menghitung penjumlahan data)
c.
Average (digunakan untuk menghitung rata-rata data)
d.
Max (digunakan untuk menghitung nilai terbesar data)
e.
Min (digunakan untuk menghitung nilai terkecil data)
Dalam
penulisan formula digunakan tanda = fungsi (range data) enter contoh
=sum(E5:E10)
1.5
Rumus Cell
Relatif, Absoluth, semi absoluth
Rumus Cell Relatif adalah rumus
cell yang dicopy dari cell sumbernya ke cell lain. Bila dicopy satu kolom
kekanan maka pada cell rumus didalamnya pun akan bergeser satu kolom kekanan.
Demikian pula bila mengcopy satu baris ke bawah, maka semua cell pada rumus
akan berganti pula satu baris kebawah. Contoh = C3*D3 dicopy ke bawah menjadi
=C4*D4.
Sedangkan
cell absolut yaitu cell dalam rumus yang tidak akan berubah-ubah meskipun di
copy kemana-mana. Caranya hanya menenpatkan karakter “$” (tekan f4) diawal
penulisan pada kolom dan baris cell. Perhatikan hal berikut:
$C$ : Kolom
dan baris absolut dan tidak akan berubah meski di pindah.
Sedangkan
cell semi absolut yaitu cell dalam rumus yang salah satu dari kolom atau baris
tidak akan berubah-ubah meski pun di copy kemana-mana. Caranya hanya
menempatkan karakter “$” di awal penulisan pada kolom atau baris cell.
Perhatikan hal berikut:
$A4 : Kolom
absolut sedangkan baris tida
B$3 : Baris
absolut sedangkan kolom n tidak.
1.6
Rumus text
Ada beberapa
fungsi text diantaranya :
1.
Left, untuk mengambil dari beberapa huruf / karakter dan
sebelah kiri texs, caranya:
1.
Klik formulas, text.
2.
Pilih left
3.
Pada kolom text, klik posisi pointer yang akan kita ambil
4.
Pada kolom Num Char, isi dengan jumlah karakter yang akan
diambil
5.
Atau ditulis langsung, misal : =left(.....;.....)
2.
Mid, untuk mengatur beberapa huruf / karakter daritengah
teks, caranya:
1.
Klik formulas, teks
2.
Pilih mid
3.
Pada kolom teks, klik pisisi pointer yang akan kita ambil
4.
Pada kolom Num Char, isi dengan jumlah karakter yang akan
diambil
5.
Atau di tulis secara langsung contoh : =Mid(.....;......)
3.
Right, untuk mengambil beberapa huruf /karakter dari
sebuah kanan teks, caranya :
1.
Klik formulas, teks
2.
Pilih right
3.
Pada kolom teks, klik pisisi pointer yang akan kita ambil
4.
Pada kolom Num Char, isi dengan jumlah karakter yang akan
diambil
5.
Atau di tulis secara langsung contoh :
=Right(.....;......)
4.
Len, untuk mengambil jumlah huruf /karakter dari sebuah
kata caranya :
1.
Klik formulas, teks
2.
Pilih len
3.
Pada kolom teks, klik pisisi pointer yang akan kita ambil
4.
Atau ditulis secara langsung, misal =len(.....;......)
5.
Lower, untuk mengecilkan huruf /karakter dari sebuah
teks, caranya:
1.
Klik formulas, teks
2.
Pilih lower
3.
Pada kolom teks, klik pisisi pointer yang akan kita ambil
4.
Atau ditulis secara langsung, misal =lower(.....;......)
1.7
Fungsi
Logika dan penggabungan rumus
Fungsi
logika biasanya digunakan untuk menguji benar atau salah dari 1 atau beberapa
kondisi, yang termasuk dalam fungsi logika di antaranya.
1.
And
Fungsi and
akan bernilai benar, jika sebuah kondisi terpenuhi (benar). Misalnya ada tiga
kolom yang dibandingkan, jika semuanya benar, maka jawabannya adalah “True” ,
jika ada salah satu yang salah, maka fa
jawabannya
akan “false” , caranya:
1.
=and(.....;.....;.....)
2.
Atau klik formulas, logical, and
3.
Kemudian klik pointer ke 1 pada pertanyaan logical 1,
pointer ke 2 pada logical 2, dst.
2.
Or
Bernilai
benar jika salah satu terpenuhi (benar) misalnya ada tiga kolom yang
dibandingkan, jika semuanya benar, maka jawabannya adalah “True” jika ada salah
satu yang salah, maka hasilnya “True”. Caranya:
1.
=Or(B2>0.;D2>0)
2.
Atau klik formula, logical, or
3.
Kemudian klik pointer ke 1 pada pertanyaan logical 1,
pointer ke 2 pada logical 2, dst.
3.
Not
Bernilai
benar bila kondisinya tidak terpenuhi (salah) misalnya ada tiga kolom yang
dibandingkan, jika semuanya benar , maka jawabannya adalah “false”, jika ada
salaha satu yang salah, maka hasilnya “True”, caranya:
1.
=Not(B2>0.;C2>0;D2>0)
2.
Atau klik formula, logical, Not
3.
Kemudian klik pointer ke 1 pada pertanyaan logical 1,
pointer ke 2 pada logical 2, dst.
Operatur
yang saling digunakan dalam fungsi logical ini diantaranya:
- = :
sama dengan
- > :
lebih besar
- < :
lebih kecil
- <>
: tidak sama dengan
- >= :
lebih besar sama dengan
- <= :
lebih kecil sama dengan
- Fungsi IF
A.
IF satu pilihan, memiliki bentuk penulisan sebagai
berikut :
=if(logical_teks;value_if_true;value_if_false)
Contoh
:
B.
If lebih dari satu pilihan, memiliki bentuk penulisan
sebagai berikut
=if(logical_test;value_if_true;if(logical_test;value_if_true):
value_if_false))
Contoh:
Penggabungan rumus, merupakan gabungan dua rumus yang digunakan untuk
menyelesaikan suatu pekerjaan yang dibutuhkan seperti gabungan if dan AND atau OR. Rumus dapat dituliskan sebagai
berikut:
=IF(AND(Cell1>=70;Cell2>=60;”Tuntas”;”Tidak
Tuntas”)
=IF(OR(Cell1>=70;Cell2>=60;”Tuntas”;”Tidak
Tuntas”)
3.8 Data Based
Selain dapat digunakan untuk mrnghitung angka atau statistik. Excel juga
dapat digunakan untuk mengolah sederhanaa. Langkah pertama untuk memulai
pengolahan data terlebih dahulu kita harus persiapkan data awal dari data based
. ketiklah data tersebut dengan menggunakan excel:
Mengurutkan data
Untuk mengurutkan data berdasarkan kriteria tertentu dapat dilakukan dengan
cara sebagai berikut:
·
Blok seluruh data ( dari kolom nik sampai kolom gaji
total )
·
Klik tab data 
·
Pilih kategori sort & filter (
)
·
Klik tombol sort (
) sehingga muncul kotak dialog seperti berikut :
·
Pada pilihan sort by pilih katgori pengurutan (misal:
sort by : golongan)
·
Pada bagian order pilih cara pengurutan secara ascendung
(A-Z) atau (Z-A) (misal: pilih order : A or Z ) sehingga akan tampil sebagai
berikut:
·
Klik ok, sehingga data akan berubah menjadi:
Menyaring
data
Untuk menyaring data sesuai dengan kriteria tertentu, dapat dilakukan
dengan cara:
·
Blok seluruh data ( dari kolom no sampai kolom gaji total
)
·
Klik tab data 
·
Pilih kategori sort & filter (
)
·
Klik tombol filter (
) sehingga data kita akan berunah menjadi:
·
Pilih salah satu ktiteria untuk penyaringan data
.(contoh: klik tanda
pada kolom
jabatan). Sehingga akan muncul pilihan berikut:
·
Pada pilihan yang muncul berikan checklist dari nilai
yang akan ditampilkan (contoh: checklist kabag dan hilangkan checklist pada
pilihanlain). Sehingga tampilan akam berubah menjadi:
·
Klik ok, loohup (Vlookup dan Hlookup)
3.9 LookUp (Vlookup dan Hlookup)
3.9.1
Fungsi
Hlookup
Fungsi ini akan mencari data pada tabel yang berbentuk horizontal atau ke
arah baris.
Bentuk Penulisan
=Hlookup(lookup_value;table_array;row_index_num;range_lookup)
Lookup_value adalah bilangan ataupun teks string yang dijadikan field kunci
atau bagian dari data yang diketahui. Apabila argumen ini berupa bilangan ,maka
dapat dituliskan apa adanya secara langsung ,tetapi apabila berupa teks string,
pada waktu penulisan harus diapit dengan tanda kutip.
Table_array adalah daftar atau database dimana kita ingin melakukan
pencarian data. Dalam menn range ini kita dapat menyertakan maupun meninggalkan
baris yang berisi judul baris.
Row_index_num adalah nomor baris pada range baris ,angka 1 akan mencari
data paa baris 1 array, angka 2 aka mencari data pada baris 2 array, demikian
seterusnya
Range_lookup isikan false apabila kita menginginkan pencarian dilakukan
secara tepat, dan isikan true atau abaikan argume jika kita menginginkan
jawaban tepat yang terdekat jika angka yang tepat tidak ada.
Catatan :
Jika nama atau nomor gbaris lebih kecil dari 1, Hlookup akan mengasilkan angka
kesalahan #VALUE! Jika nama atau nomor baris lebih besar dari nomor baris yang
berada pada daftar, maka Hlookup menghasilkan nilai kesalahan #REF!
3.9.2
Fungsi
Vlookup
Menemukan data yang cocok dari kolom paling kiri, untuk selanjutnya
menampilkan apa isi field dari kolom yang kita sebutkan. Vlookup akan mencari
data pada susunan data vertikal,yaitu dalam kolom-kolom.
Bentuk penulisan :
=Vlookup(lookup_value;table_array;col_index_num;range_lookup)
Lookup value adalah nilai yang dijadikan patokan pencarian dan harus
terletak pada kolom paling kiri dalanm range table array. Jika patokan ini
terletak bukan paling kiri dari suatu range daftar, kita tidak perlu
mendefinisikan keseluruhan range daftar itu, tetepi ambillah kolom tersebut
ssebagai kolom awal dalam table array. Field kunci bisa berupa bilangan,alamat,
cell, maupun teks string.
Table_array adalah range yang membuat data-data yang akan dicari dengan
lookup. Tabel array harus memuat field
kunci sebagai kolom paling kiri.
Col_index_num adalah nomor kolom dimana data yang ingin ditampilkan itu
berada. Nomor kolom dihitung dari urutan paling kiri dalam tabel array.
Range_lookup argumen ini akan menentukan tingkat ketepatan dalam menemukan
data . isikan False jika kita menginginkan pencarian ilakukan secara tepat ,
isikan True atau abaikan argumen ini apabila kita menginginkan jawaban yang
terdekat bila angka yang tepat tidak ada. Selain itu jika diisi True maka data
pada field kunci harus diurutkan secara ascending. Jika tidak , akan
menghasilkan #FALSE!. Jika diisi false maka field kunci tidal perlu diurutkan.
Catatan :
Jika Vlookup tidak berhasil menemukan fie;d kunci dan tingkat ketepatannya
adalah True maka yang ditampilkan adalah nilai yang paling mendekati dibawah field kunci.
Jika Vlookup tidak berhasil menemukan field kunci dan tingkat ketepatannya
adalah False maka akan menghasilkan #N/A!
Contoh penggunaan Vlookup:
3.10
Grafik
Langah keja membuat chart atu grafik adalah sebagai berikut :
1.
Klik Insert lalu pilih salahsatu dari grafik yang
dikehendaki yang terdapat di groups chart.
2.
Selanjutnya didalam groups chart terdpat beberapa macam-macam grafik antara
lain grafik tife kolom (column chart), grafik tipe garis (line chart) , grafik
tipe kue (pie chart), grafik tipe batang (bar chart), grafik tipe area/wolayah
(area chart), grafik tipe xy (Scatter chart), grafik tipe saham (stock chart),
garfik tipe permukaan (surface chart), Grafik tife cicin ( doughnut chart),
grafik tipe lingkaran yang menggelumbung ( buble chart), grafik tipe radar
(radar chart).
Membuat Grafik tipe column :
1.
Buat data kemudian klik menu Insert, pilih Column Chart
yang terdapat di group chart , perhatikan tampilan bagian atas jendela excel
seperti gambar berikut ini :
3.11 Penggunaan Ms. Excel
Membuat
data absensi :
1.
Buka
Lembar Kerja Ms. Excel
2.
Masukan
data yang dibutuhkan
3.
Untuk
menambahkan tabel :
4.
Blok
cell yang akan dibuat tabel
5.
Masuk
menu insert
6.
Klik
Tabel
7.
Akan
muncul kotak dialog create table klik ok
8.
Pilih
table design
9.
Ok
Untuk
memasukan logo
1.
Klik
insert
2.
Klik
picture
3.
Pilih
logo
4.
Ok
CARA
MEMBUAT DATA KEUANGAN
1.
Buka
Lembar Kerja Ms. Excel
2.
Masukan
data yang dibutuhkan
3.
Untuk
menambahkan tabel :
4.
Blok
cell yang akan dibuat tabel
5.
Masuk
menu insert
6.
Klik
Tabel
7.
Akan
muncul kotak dialog create table klik ok
8.
Pilih
table design
9.
Ok
Untuk
memasukan logo
1.
Klik
insert
2.
Klik
picture
3.
Pilih
logo
4.
Ok
Menghitung
data :
1. Masukan
Rumus formula
Menghitung
data : =COUNT(....:...)
Contoh :
=COUNT(C9:C29)
Menghitung
jumlah nilai : =SUM(...:...)
Contoh :
=SUM(C9:F9)
Menghitung
nilai minimal : =MIN(...:...)
Contoh : =MIN(C9:C29)
Menghitung
nilai maksimal : =MAX(...:...)
Contoh :
=MAX(C9:C29)
Menghitung
rata-rata : =AVERAGE(...:...)
Contoh :
=AVERAGE(C9:C29)
Memasukan
rumus Logika IF
Contoh:=IF(H9>=80;"A";IF(H9>=70;"B";IF(H9>=60;"C";IF(H9>=50;"D";"E"))))
2.Tekan
Enter

0 komentar:
Posting Komentar